Setiap Rakyat Indonesia Punya Hutang, O.M.G (Ooh My God)

Menurut data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang mencatat total utang pemerintah sampai Juni 2011 sebesar Rp 1.804 triliun, naik Rp 127 triliun dari akhir 2010 sebesar Rp 1.677 triliun. Nominal utang itu bertambah karena penerbitan surat berharga negara (SBN). Sementara penambahan dari utang luar negeri relatif stabil.

Woowww, katanya kemarin Hutang Indonesia sudah lunas loch kok ada lagi yooo, siapa toh yang menikmatinya ..?? Jawabannya siapa haooo. Berhutang merupakan salah satu cara untuk menutupi APBN dari suatu negara, banyak negara tentunya selain Indonesia yang memiliki hutang kepada Bank Dunia. Jika pendapatan Indonesia mencapai Rp. 1000 T sedangkan pengeluarannya mencapai misalnya Rp. 1250 T jadi kekurangan Anggaran yang ada yaitu seperempatnya atau Rp. 125 M. Nah kekurangannya itu yang diajukan ke Bank Dunia untuk mendapat pinjaman dengan berbagai jaminan. Logikanya jika setiap tahun atau bahkan setiap bulan Indonesia berhutang lalu pembayaran yang dilakukan itu pembayaran apanya, apakah setiap tahun atau bulan harus berhutang. Ada istilah sedikit-sedikit pasti jadi bukit, ya inilah yang tergambarkan jika Indonesia berhutang terus pasti jadi Bukit hutang. Sepeti yang disebutkan diatas Hutang Indonesia sudah mencapai Rp 1.677 triliun. Yang menjadi pertanyaan kapan akan lunasnya kalau hutangnya bertambah terus. Nah yang selama ini dialokasikan untuk membayar itu beruaa pembayaran apa ya, cicilan hutang atau hanya pembayaran bunga dari hutang tersebut. Sungguh tragis jika pembayaran yang dilakukan adalah pelunasan hanya bunga dari hutang tersebut.

Kalau ngomongin hutang pasti ga ada habisnya, nah ternyata kita sebagai bangsa Indonesia ini secara tidak langsung sudah terkena imbas dari hutang yang bercucuran ke Indonesia. Jika Penduduk Indonesia mencapat 237.556.363 Jiwa maka perhitungannya yaitu Hutang dibagi Jumlah Penduduk. Sudah terbayangkan perhitungannya, yups benar perhitungannya adalah Rp. 1,677 T dibagi 237.556.363 berapakah jumlahnya ? Ada yang tahu, jika perhitungannya tepat maka itulah hutang dari setiap penduduk Indonesia dari Total hutang RI ke Bank Dunia. Tragis memang bahwa bisa saja bayi yang baru lahir sudah punya hutang.

Memang benar yang membayar adalah melalui pemerintah, tapi sebagai Warga Negara yang baik adalah dengan membayar pajak ke pemerintah. Nah, kalau kita sudah taat membayar pajak, baik makan dari restoran, bayar pajam PBB, Mobil dan Motor sudah pasti dilakukan. Kita sudah rajin bayar pajak eehh, ternyata uang penghasilan dari pajak dimakan seperti GAYUS dan bukan tidak mungkin banyak dan bahkan lebih besar dan banyak lagi GAYUS-GAYUS yang lainnya.

Oleh karena itu pemerintah diharapkan bisa menyelesaikan ini dan bukan malah dikorupsi terus bahkan Hukum bagi koruptor adalah hukum bermata pisau yaitu tajam ke bawah tumpul ke atas. Kalau buat maling ayam dan penjahat kelas teri hukum cepat sekali ditegakan namun jika pelaku koruptor bahkan penjahat kelas kakap sukar sekali ditegakkan bahwa sebelum dicekal sudah lari keluar negeri dan sembunyi disana.

Bahkan untuk narapidana tersangkut kasus korupsi bisa bebas dengan bermodalkan uang yang dimiliki untuk sogok kiri dan kanan, hal ini sudah terbukti loch. Lihat saja berita di televisi, koran dll. Sungguh banyak persoalan yang harus dituntaskan dan menjari PR “Pekerjaan Rumah” yang besar bagi pemimpin RI dan hendaklah bisa berkaca dari Teladan Rasolullah SAW. Semoga Indonesia menjadi bangsa yang besar, besar karena kesejahteraan bukan besar karena Hutang dan Negara Terkorup di Dunia.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s