PSSI dan LPI, Tanya Kan Pada Rumput Yang Bergoyang

PSSI dan LPI, ada apa ya kok banyak yang membicarakan hal ini bahkan mau ke ranah hukum. Coba tanyakan ke rumput yang bergoyang. LPI merupakan Liga Primer Indonesia yang tahun 2011 ini baru mulai mengepakan sayapnya untuk membuat atau berkontribusi terhadap perkembangan sepakbola Indonesia. Apa karena PSSI seperti takut dengan saingan lalu dengan kekuasaannya bisa menolak begitu saja tanpa melihat aspek baik dan buruknya…???

Dikala dunia Sepakbola Indonesia sampai kini masih kering akan prestasi bahkan Piala AFF 2010 yang digadang-gadang sebagai awal kembangkitan masih tidak bisa diraih padahal lawan pernah dibantai. Disini penulis mencoba mengeluaran pemikiran mengenai kisruh antara PSSI dan LPI, ada beberapa poin dari penulis ambil menurut pengamatan sendiri, yaitu:  

PERTAMA, Mungkin PSSI seperti ada saingan. Dengan penolakan yang nyaring terdengar dan dikumandangkan oleh PSSI serta dengan dasar merujuk surat FIFA apakah sesuatu yang baik itu harus ditenggelamkan lagi…??? Jawabannya ada pada yang berkepentingan.

KEDUA, LPI dianggap sebagi hal yang baru dan bisa merusak konsistensi PSSI. Munculnya LPI bisa dianggap ilegal oleh PSSI karena hal yang mungkin belum diketahui baik dan buruknya atas penyelenggaraan LPI. Seharusnya PSSI memberikan lampu hijau dengan begitu kompetisi akan semakin baik guna melahirkan pemain-pemain berbakat Indonesia.

KETIGA, PSSI dan LPI seharusnya bisa mengemban sisi baiknya. Dengan keberadaan Liga yang baik besar kemungkinan akan lahir pemain-pemain yang hebat dan bisa mengepakan dan terbang ke langit yang tinggi akan prestasi khususnya dunia sepakbola.

KEEMPAT, PSSI, LPI dan KEMENPORA seharusnya bisa bertemu dan disatumejakan sehingga permasalahan yang ada bisa terselesaikan dan jangan hanya mengandalkan emosi sesaat dan juga karena hal yang baru dan mungkin saja sesuatu yang baru bisa menjadi pemacu dan menjadi cambuk akan semangat untuk keberlangsungan dan atas keringnya prestasi pesepakbolaan tanah air ini.

KELIMA, Perlu adanya reformasi ditubuh PSSI. Kita lihat, para pemimpin PSSI sudah lama memimpin tapi prestasi sampai detik ini masih kering. Bahkan pemimpin dari balik jeruji besi saja bisa memimpi. Reformasi ditubuh PSSI hendaknya segera dilakukan dan sistem yang sudah ada diperbaiki sehingga sistem bisa berjalan dengan baik dan benar. Apa perlu semua pecinta sepakbola turun ke Jalan hanya karena ini dan jangan sampai hal ini terjadi karena banyak yang akan dirugikan. Sudah seharusnyalah pembaharuan segera ditetapkan dan segera diluncuri karena dengan adanya perubahan yang baik dan berarti besar kemungkinan prestasi akan datang silih berganti.

KEENAM, Pemain yang kempeten akhirnya terkalahkan. Pak Nurdin Halid bilang, pemain, official dan pengurus LPI yang menyelenggarakan LPI ini harus mendapat sanksi. Ini gertakan atau hanya karena kekuasaan semata yang bisa disejajarkan dengan mengatasnamakan UU. Kita lihat pemain muda yang bermain di LPI tidak dipanggil PSSI untuk tahap seleksi U23 apa hanya karena kepentingan atau bermain di liga yang tidak terdaftar dan diakui para pemain yang bagus dikalahkan. Contohnya Irfan Bachdim yang bermain gelimang di piala AFF 2010 lalu tidak dipanggil PSSI karena bermain di Persema yang berlaga di LPI lalu Kim Kurniawan dan banyak lagi pemain lain. Awalnya Pelatih Timnas tidak mau ambil pusing, siapa saja pemain bagus dan bisa memperkuat Timnas tapi kini sepertinya sang pelatih seperti kehilangan taji, atau hanya karena intervensi dari kiri atau kanan…??? Jawabannya ada dipara pejabat yang bertanggungjawab.

Kemenpora sebelumnya sudah menjamin bahwa semua para pemain sepakbola itu bisa bermain tapi nyatanya mana Pak, tetap saja kalah dengan PSSI padahal sebagai Kementenrian harus bisa menjadi jalan tengah untuk kepentingan bangsa bukan hanya untuk kepentingan organisasi semata.

Kalau seperti ini terus bukan tidak mungkin prestasi akan kering terus tanpa adanya perubahan. Carut marut PSSI dan LPI bisa saja membuahkan hasil yang baik. Misalkan PSSI memberikan izin kepada LPI dengan catatan jika prestasi dan kinerja LPI yang tidak bagus dalam kurun waktu tertentu bisa saja LPI dibubarkan. Eeehhh, belum juga bergulir dan melihat hasil serta perkembangannya LPI sudah dilarang tapi nyatanya LPI tetap saja berjalan. Kini masyarakat sudah pintar dan bisa menilai mana yang baik dan buruk dan apa harus menunggu masyarakat MARAH dan Lagi-Lagi TURUN ke JALAN…???

PSSI dan LPI, tanyakan saja Pada Rumput yang Bergoyang….

Seperti lirik lagu armada, Mau dibawa kemana Hubungan ini (PSSI dan LPI)….?? Janganlah Menunda-nunda Prestasi Sepakbola Indonesia Ini…..

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s