Karir Mentok? Saatnya Melakukan Rebranding

Ingin sukses dalam pekerjaan? Bosan selalu jadi the invisible di kantor? Sudah saatnya Anda memaksimalkan daya jual dengan cara melakukan re-branding.

Seperti halnya sebuah produk yang penting, diri kita pun harusnya memilliki brand (citra) yang baik. Kalau selama ini brand yang melekat terlanjur biasa-biasa saja, maka Anda perlu merombak dan memperbaikinya.

Menurut Handito Hadi Joewono, dari Branding Indonesia, peran brand sangat penting bagi setiap orang, khususnya para karyawan. Antara lain membuat kita mudah dikenal dan bisa membangun citra perusahaan.

“Makin baik brand kita, makin luas networkingnya, kita bisa menjadi ambassador perusahaan, Pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan pelanggan pada perusahaan,” papar Hadi.

Dengan kata lain, jika memiliki brand yang baik kita tak hanya makin dikenal tapi juga ikut berkontribusi pada perusahaan dalam hal pencapaian visi dan misi perusahaan. Hal ini tentu saja akan meningkatkan daya jual kita sehingga perusahaan akan melihat kita sebagai aset yang berharga. Ujung-ujungnya tentu saja kompensasi yang sesuai, baik berupa kenaikan jabatan atau gaji.

Untuk melakukan re-branding, menurut Hadi ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan, yakni:

1. Perumusan
Pada langkah pertama ini kita perlu menentukan positioning yang ingin kita pilih. Maksudnya kita tentukan persepsi yang ingin orang lihat pada diri kita. Misalnya saja si pekerja keras, si suka membantu, dan sebagainya.

2. Brand Identity
Menentukan identitas berarti kita perlu memilih simbol-simbol yang konsisten sehingga identitas ini akan melekat pada diri kita. Simbol yang dimaksud di sini ada yang berupa fisik atau penampilan yang menjadi ciri khas, misalnya selalu mengenakan kemeja lengan panjang yang digulung.

Ada pula simbol yang non fisik, misalnya karakter atau perilaku, seperti humoris atau smart. Simbol non fisik juga termasuk nama panggilan. “Tentukan nama panggilan kita yang mudah diingat dan dikenal,” saran Hadi.

3. Komunikasikan
Setelah menentukan positioning dan brand identity, terakhir adalah mencari cara jitu untuk mempromosikan brand kita, baik di kantor atau di luar kantor. Hal ini bisa dimulai dari hal sederhana, semisal selalu menyebutkan nama kita saat bertemu klien. Layaknya sebuah produk, ia akan makin dikenal jika terus diiklankan.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s